IST OJT Penginputan data E-HDW kepada KPM dan Kasi Kesra Nagari Anam Koto Utara Kecamatan Kinali

Anam Koto Utara - Selasa, 18 November 2025 bersama Ibu Erni Suryanti PLD Nagari Anam Koto Utara mendampingi dan fasilitasi kader KPM Nagari Anam Koto Utara dalam Penginputan data E-HDW dan cara verifikasi oleh admin desa dari Hasil inputan data E-HDW triwulan ke-4 Tahun 2025 Kader KPM.

Selaku Pendamping Lokal Desa tahapan pertama yang di lakukan adalah
  • Membuatkan akun KPM Melalui akun Admin Desa agar Kasi Kesra selaku admin Desa nanti juga dapat memahami cara pembuatan atau menambahkan akun KPM yang lainnya, 
  • langkah kedua adalah melatih admin Desa cara pengisian kolom pemetaan di admin desa untuk mengis mulai dari Jumlah Alokasi Dana Desa Untuk kegiatan Stunting Termasuk Insentif Kader sampai kendala yang dihadapi serta cara verifikasi data e-HDW dari hasil Inputan KPM. 
  • Langkah ketiga adalah melakukan pelatihan kepada kader cara mengisi data pemetaan diantaranya adalah mengisi, Dusun, Paud, Polindes, Posyandu, Sasaran dan Keluarga.
  • Selanjutnya mengisi data keluarga Sasaran, sasaran anak 0-59 bulan, sasaran remaja putri, calon pengantin, serta ibu hamil dan nifas.
Setelah dilatih satu persatu cara Penginputan data Sasaran tersebut kepada kader KPM, maka langkah selanjutnya adalah melatih admin desa untuk memverifikasi hasil inputan data e-HDW KPM agar isian indikator muncul di akun KPM agar bisa persentasenya terakumulasikan. 

Alhamdulillah KPM dan Kasi Kesra sangat antusias dalam mengikuti IST OJT Penginputan data E-HDW ini karena dilatih secara praktek langsung.

Fungsi data e-HDW 2025 adalah sebagai alat untuk membantu Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam mendata, memantau, dan melaporkan status gizi dan layanan esensial di tingkat desa, khususnya terkait program penurunan stunting. 

Data ini digunakan untuk mempermudah perencanaan program, memantau perkembangan, serta menjadi dasar pengambilan kebijakan di tingkat pemerintah desa, daerah, maupun pusat. 

A. Fungsi utama data Electronic Human Development Worker (e-HDW) sebagai berikut:


  1. Pendataan dan pemantauan: Memudahkan KPM dalam mengumpulkan data riil dan akurat mengenai status gizi ibu hamil, balita, remaja putri, dan calon pengantin, serta layanan yang mereka terima.
  2. Pelaporan: Memfasilitasi pencatatan dan pelaporan penerimaan rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan layanan pencegahan stunting lainnya.
  3. Analisis dan evaluasi: Menyediakan data yang dapat dianalisis oleh pemerintah desa, daerah, dan pusat untuk memantau kemajuan, mengevaluasi program, dan mengidentifikasi keluarga yang rentan stunting.
  4. Perencanaan kebijakan: Data yang real-time dari e-HDW menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan dan strategi yang lebih efektif dalam upaya percepatan penurunan stunting. 


B. Manfaat data E-HDW 

  1. Meningkatkan akurasi data: Memungkinkan pencatatan data yang lebih akurat dan mutakhir dibandingkan metode manual.
  2. Mempercepat konvergensi: Mempermudah KPM dalam memfasilitasi kegiatan konvergensi pencegahan stunting di desa, sehingga dapat lebih banyak melakukan advokasi masyarakat.
  3. Mempercepat respons: Memudahkan pengambil kebijakan untuk memantau secara terus-menerus kegiatan respons terhadap masalah stunting dan membuat keputusan yang tepat waktu.
  4. Meningkatkan akuntabilitas: Menjadi alat kontrol bagi desa untuk memastikan keluarga sasaran menerima layanan intervensi gizi yang lengkap, serta meningkatkan akuntabilitas program. 



Penulis: Rahmat Sai'im PLD Kecamatan Kinali 

Komentar

  1. Mantap dan semangat dalam mempublikasikan dari pendampingan di masyarakat Nagari

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KPM dan Kasi Kesra Siap Perangi Stunting Melalui Aplikasi e-HDW Tahun 2025