MUSNA LKPJ APB Nagari TA 2025 & MUSNA Penyertaan Modal BUMNag Dana Desa TA 2026 Nagari Ampek Koto Barat Kecamatan Kinali

Rambah Ampek Koto Barat - Pemerintahan Nagari Ampek Koto Barat Bersama Unsur-unsur Masyarakat Mengesahkan Peraturan Nagari tentang LKPJ APB Nagari TA 2025 & Penyertaan Modal ke BUMNag TA 2026 di Aula Kantor Bamus Nagari Ampek Koto Barat pada hari Selasa (31/3/2026).

Dalam rangka memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Nagari sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan diantaranya Permendagri No 18 Tahun 2020 pemerintah Nagari wajib melaporkan realisasi APB Nagari TA 2025 Paling Lambat bulan Maret tahun berjalan. Selain itu, untuk memperkuat perekonomian desa, dilakukan perencanaan penyertaan modal BUMNag untuk tahun anggaran 2026.

Kegiatan MUSNA LKPJ APB Nagari Tahun Anggaran 2025 dan Penyertaan Modal BUMNag Tahun Anggaran 2026 ini adalah bertujuan untuk memastikan proses musyawarah bersifat partisipatif, transparan, dan sesuai aturan agar diketahui oleh seluruh masyarakat Nagari.

Kegiatan MUSNA ini dilaksanakan di Aula kantor Bamus Nagari Ampek Koto Barat Kecamatan Kinali yang dihadiri oleh Peserta: Wali Nagari, Perangkat Nagari, Ketua BAMUS beserta Anggota, PLD, Ketua LPMN dan Unsur-unsur Masyarakat.

Selaku PLD Pendampingan yang dilakukan:
  • Membantu perangkat Nagari menyiapkan draf laporan realisasi APBDes 2025.
  • Memastikan materi LKPJ dibagikan kepada peserta sebelum musyawarah.
  • Mendampingi sesi tanya jawab terkait serapan anggaran dan realisasi fisik.
  • Fasilitasi penandatanganan Berita Acara (BA) MUSNA.
Hasil MUSNA LKPJ APB Nagari TA 2025 diterima dan disepakati secara bersama dengan catatan perbaikan administrasi.

Setelah MUSNA LKPJ APB Nagari TA 2025 ini di sahkan dan ditetapkan maka lanjut pada acara kedua yaitu MUSNA Penyertaan Modal BUMNag TA 2026 dimana Pimpinan rapat mempersilahkan Pengurus BUMNag untuk memaparkan proposal kegiatan BUMNag yang langsung dipaparkan oleh direktur BUMNag. Kegiatan BUMNag ini tetap merujuk Pada Kepmendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025 dimana kegiatan BUMNag merupakan kegiatan ketahanan pangan yaitu budidaya ikan lele.

Pendampingan yang dilakukan (PLD):
  • Mendampingi Direktur BUMDes dalam memaparkan rencana usaha dan proposal permohonan modal tahun 2026.
  • Memastikan penyertaan modal didasarkan pada analisa kelayakan usaha dan potensi lokal.
  • Mengarahkan BAMUS dan Tokoh Masyarakat untuk menyepakati besaran modal dalam BA MUSNA.
Hasil Musdes: Disepakati penyertaan modal BUMNag TA 2026 sebesar Rp. 74.691.200,-untuk unit usaha budidaya ikan nila dengan fokus pada peningkatan ketersediaan dan kebutuhan Ketahanan pangan untuk masyarakat sekitar. 



Penulis: Rahmat Sai'im PLD 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KPM dan Kasi Kesra Siap Perangi Stunting Melalui Aplikasi e-HDW Tahun 2025